Cari Blog Ini

Arsip

Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Postingan Populer

Kontributor

Jumat, Agustus 02, 2019

Apa itu Retail, pengertian, penjelasan dan contohnya di Indonesia

Apa itu Retail
foto:goukm.id
Mungkin kita jarang mendengar sebuah sebutan retail saat ini, wajar memang karena kita terbiasa dengan bahasa daerah sehingga berbagai bahasa asing maupun bahasa lainnya yang jarang terdengar akan terdengar baru di telinga kita, retail salah satunya, sebuah kata yang mungkin masih tedengar membingungkan tetapi sudah menjadi lumrah disebagian orang. nah, kali ini kami akan membahas apa itu retail, lengkap dengan pengertian dan contoh-contohnya.

Retail menurut bahasa berarti pengecer, atau penjual eceran, dikutip dari kamus besar bahasa Indonesia 2008, retail adalah usaha bersama dl bidang perniagaan dl jumlah kecil kpd pengguna akhir; sedangkan peretail adalah orang atau pelaku usaha bersama dl bidang perniagaan; pengecer.

Wikipedia menyebutkan Retail adalah adalah salah satu cara pemasaran produk meliputi semua aktivitas yang melibatkan penjualan barang secara langsung ke konsumen akhir untuk penggunaan pribadi dan bukan bisnis. Organisasi ataupun seseorang yang menjalankan bisnis ini disebut pula sebagai pengecer. Pada praktiknya pengecer melakukan pembelian barang ataupun produk dalam jumlah besar dari produsen, ataupun pengimport baik secara langsung ataupun melalui grosir, untuk kemudian dijual kembali dalam jumlah kecil.

Bahasa singkatnya retail adalah toko-toko penjual yang ada di sekeliling daerah kita, bisa juga toko skala besar seperti minimarket yang saat ini sudah menjalar di berbagai kota kabupaten, yang artinya retail merupakan penjual barang dalam jumlah kecil atau bisa disebut bukan produsen.
Ada beberapa jenis retail yang mungkin sering kita temui di berbagai tempat, sayangnya kita tidak mengetahui istilah retail bagi mereka, dikutip dari maxmanroe ada beberapa jenis retail berdasarkan dari bagiannya:

1. Berdasarkan Kepemilikan.
    Independent Retail Firm, yaitu penjual atau pengecer yang langsung saja berjualan secara pribadi. contohnya seperti warung, kios kecil, toko kelontong, pedagang pinggir jalan, pedagang kaki lima, dan banyak jenis lainnya

    Franchising/ Waralaba, yaitu sistem pemasaran dimana suatu perusahaan (franchisor) memberikan hak kepada pengusaha lain (franchisee) untuk melakukan sistem usaha dengan cara yang telah ditentukan. waralaba seperti ini banyak juga di sekitar kita, seperti alfamart, indomaret, dan berbagai waralaba lainnya

    Corporat Chain, yaitu kelompok usaha yang saling terkait dalam satu manajemen dan dimiliki oleh beberapa pemegang saham. Contohnya matahari, giant, hipermart, transmart, dan banyak lainnya.

2. Berdasarkan Barang yang Dijual
A. Product Retailing                                           
    Department Store (Toserba), yaitu perusahaan pengecer yang memiliki pegawai setidaknya 25 orang dan menjual pakaian dan peralatan rumah tangga sebanyak 20% atau lebih dari total penjualan, ini contohnya sama seperti diatas yaitu giant, lottemart, dan lainnya

    Specialty Store, yaitu perusahaan pengecer yang fokus menjual jenis produk produk tertentu. Misalnya toko komputer, toko baju, toko elektronik, toko mainan, toko baju anak, toko baju daerah, dan toko khusus lainnya.

    Catalog Showroom, yaitu pengecer yang menjual merek lokal dengan berdekatan, toko ini seperti toko-toko khas yang satu kampung menjual produk yang sama, di daerah ini seperti di kampung sasiangan sungai jingah, yang mana mereka mengambil barang jualnya dari produsen setempat dan menjualnya langsung di sana, seperti juga toko-toko makanan khas dodol kandangan yang produsennya dekat dengan kota tersebut.

    Food and Drug Retailer, yaitu pengecer yang menjual produk makanan/ minuman dan juga obat-obatan dalam jumlah besar dengan harga rendah.

B. Service Retailing

    Rented Goods Service, yaitu seseorang mempunyai barang kemudian dia sendiri menyewakan kepada orang lain, contohnya seperti sewa apartemen, sewa kos, sewa mobil, sewa motor, dan lainnya
    Owned Goods Service, yaitu pengecer yang sekaligus memberikan jasa perbaikan, seperti service komputer, service jam tangan, service elektronik, dan berbagai jasa lainnya, yang mana mereka mempunyai sparepartnya sendiri, sehingga selain menjual mereka juga memberikan layanan jasa pasang barang servis tersebut.

    Non Goods Service, yaitu dan contoh ini seperti mereka yang khusus menjual jasa saja, tanpa ada produk yang dijual, contohnya seperti supir, tour guide, pengasuh bayi, kursus belajar atau les belajar, dan lainnya.

Itulah sedikit penjelasan tentang retail, apa itu retail, pengertian dan contohnya yang lengkap bisa anda jadikan rujukan.
salam blogger

0 on: "Apa itu Retail, pengertian, penjelasan dan contohnya di Indonesia"