Budidaya Tanaman Anggur di Dataran Rendah, Bisakah Berbuah!

zul
1

ilustrasi perkebunan anggur, foto:google
Anggur merupakan salah satu jenis buah yang disukai masyarakat, selain buahnya yang nikmat, anggur juga mempunyai kandungan vitamin yang sangat banyak, terlebih vitamin C, saat ini tanaman anggur mulai berkembang di Indonesia, saya sendiri mulai mengikuti sekitar 1 tahunan ini dari 2019 belajar tanaman anggur dari beberapa grup facebook dan whatsapp, namun mayoritas orang yang bertanam di daerah tinggi seperti daerah pulau Jawa. 
saya ingin bercerita sedikit tentang daerah Jawa yaitu Malang, saat itu sekitar tahun 2013 saya kuliah di Malang tepatnya di kota Batu, saat itu saya terkesima dengan tanaman anggur seorang penduduk yang  ditanam di depan rumahnya, mungkin hanya sekitar 2m persegi saja, dengan bentuk para-para, saat itu saya melihat anggurnya berwarna hijau dan kecil-kecil, namun tak berapa lama anggurnya digunduli kembali, yang tersisa hanyalah batang, dan yang ada dipikiran saya adalah
ngapain tu orang gundulin tanamannya, terus buah anggurnya kemaren mana ya, apa dibuang, kan sayang banget, terus ini yang tersisa cuma batang doang, bingung deh mau diapain lagi.
Ternyata setelah digundulin itu keluar lagi buahnya, begitu seterusnya, namun karena kesibukan saya kuliah akhirnya saya melupakannya, dan hingga saya lulus dan mulai kehidupan kembali di sini di Kalimantan, waktu berlalu tak terasa sekarang saya mempunyai anak dari seorang istri, tanah pekarangan rumah juga lumayan banyak, dan akhirnya hobi saya bertanam tanam kembali tumbuh, akhirnya saya memulai mencoba tanaman anggur, dan sobat ketika saya mulai bergabung di komunitas pencinta anggur di Kalimantan, tepatnya Kalimantan Selatan, ternyata banyak para penghobi anggur yang tanamannya berbuah bahkan hanya dalam pot, sehingga pertanyaan apakah anggur bisa berbuah di dataran rendah sudah terjawab, yaitu sangat bisa sekali, bahkan anggur ini adalah jenis tanaman yang menyukai panas dan tanah yang kering, anggur sangatlah bermusuhan dengan jamur, sehingga wajar kalau anggur tubuh subur di daerah yang panas dan tekstur tanahnya kering berpasir seperti daerah Mesir dan lainnya.

anggur yang saya tanam di depan rumah, setelah grounding perkembangannya sangat cepat. 
Saya menanamnya di tanah pada tanggal 16 april sore hari. Analisis saya mengapa Di tanah perkembangannya sangat pesat, karena resapan airnya sangat bagus, air tidak tergenang sehingga tidak membuat akar busuk, dan wajar kalau pertumbuhannya sangat bagus, berbeda dengan ditanam di dalam planterbag ataupun pot yang kita harus sangat berhati hati dalam penyiramannya. Kalau terlalu basah akar akan busuk dan tanaman bisa stag stagnan atau mati.
berikut salah satu dokumentasi saya ketika bersilaturahmi ke rumah om syafie di kota Banjarbaru yang mana, di depan rumah beliau, anggurnya sedang berbuah lebat, dan mencicipi anggur langsung dari pohonnya.

Waktu terus berkembang, mungkin suatu nanti perkebunan anggur juga akan banyak di Indonesia, sehingga kita tidak perlu lagi import buah anggur dari luar Indonesia, karena kita sendiri pun sudah bisa menghasilkan.

20 Juni 2020 
Landasan Ulin Banjarbaru 
Kalimantan Selatan
Salam
Tags

Posting Komentar

1 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.
  1. Mantap banget, ternyata anggur tumbuh subur di dataran rendah, bahkan bisa berbuah banyak

    BalasHapus
Posting Komentar

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top