Cari Blog Ini

Arsip

Gambar tema oleh Storman. Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Postingan Populer

Kontributor

Rabu, Februari 24, 2010

Lembaran baru. . .

- 7 komentar
Akhirnya. . .
Setelah kicauanku hanya semua kesedihan tentang cinta, setelah ikan-ikan kesayanganku satu per satu mulai meninggalkanku, setelah ku dilema besar untuk pindah kost atau tidak, setelah keputusanku pindah lokal kuliah yang membuat teman-teman lokal gempar, setelah keliling banjar pagi-pagi buta hanya untuk menghabiskan bensin semata memberikan pelajaran yang berarti, setelah perjalanan ku ke martapura singgah di murjani bertemu bapak yang lumayan memberi semangat baru, setelah bermalam di kost teman nan jauh disana, dan setelah keputusanku untuk merubah gaya hidupku, aku mulai mendapatkan semangat baru, aku ingin membuka lembaran baru, kembali hidup yang penuh dengan arti, mohon doanya teman-teman. . . Hingga akhirnya aku teringat akan sebuah doa
"ya ALLAH aku meminta kepada-Mu cinta-Mu juga cinta orang-orang yang mencintai-Mu dan perbuatan yang akan mengantarkanku kepada kecintaan-Mu" . .
amin ya Rabbal alamin. . .
:)

Senin, Februari 22, 2010

Dimana?

- 11 komentar
Lagi-lagi diam. . .
Dia dimana ya'
where are you ?
Aina anti ?
Dimanang nyawa?

Bakalubut dalam tapih ah? Aw taghdab ma'i ? I am sorry idza indi khataun kabir with you. . .
But you must know. . .
I always remember you here. . .
Zahra. . .One name,one girl, one heart. . .Weis gaya muhax,,,


(maaf postingan ini benar2 tidak karuan, bagi anda yang jantungan,silahkan tinggalkan senyuman).

Sabtu, Februari 13, 2010

(^_^)

- 17 komentar
Hanya senyuman yang bisa ku kirimkan untukmu...
Jujur ternyata ku masih mencintainya, salah yaa. . .Gak tau, , ,
bulan ini hatiku kacau, retak, pecah dan darrr
banyak sudah berbagai cara kulakukan hanya untuk melupakannya, tapi santai aja lah. . Bawa senyum aja, entar juga ada hikmahnya, , , pada intinya ku hanya ingin kembali bangun, meneruskan perjalanan ku yang masih panjang. . -Keep spirit deh. . .(^_^)
kirim senyuman kalian untukku,dan untuk kamu, kita, dan mereka semua yang bisa menghargai akan arti CINTA...Bahwa cinta bukanlah perasaan semata, tetapi juga pengorbanan dan kesetiaan. . .Itulah arti cinta sebenarnya (^_^)

Selasa, Februari 02, 2010

Museum dahulu, sekarang dan yang akan datang

- 20 komentar
Keheningan berpadu dalam Kesenyapan.

Memberikan rasa yang mendalam saat berhadapan

Menumbuhkan jutaan kenangan saat terlawan

Itulah sebuah pandangan yang hanyut dalam keindahan.

Mungkin sebuah bait puisi diatas menggambarkan bagaimana suasana museum lambung mangkurat, salah satu museum terbesar di Kalimantan Selatan, walaupun ada museum-museum yang lainnya dikota-kota yang berbeda. Tetapi satu hal yang membuatku terkenang akan museum ini adalah karena museum ini adalah museum pertama yang ku kunjungi di daerah kalimantan selatan ,juga hal-hal didalamnya yang memberikan pengetahuan baru kepadaku. Saat itu aku masih ingat, aku duduk di kelas 6 SD, sebuah kenangan yang tak terlupakan karena acara rekreasi kami sekaligus perpisahan ini ditandai dengan sebuah perjalanan panjang dari kandangan ke banjarbaru, saat itu aku yang mati-matian bikin alasan hanya untuk minta izin sama orang tuaku, maklum saat itu aku masih lumyana kecil untuk perjalanan jauh tanpa didampingi orang tua, akhirnya dengan berbagai alasan pun aku di izinkan orang tua untuk ikut, betapa bahagianya hatiku saat itu, karena yang ada dipikiranku "bagaimana sih sebuah gambaran museum itu terhadapku"


dengan seksama kuperhatikan dari awal jalan masuk museum sampai akhir jalan keluar museum yang ada dipikiranku hanyalah kekaguman, karena berbagai pengetahuan-pengetahuan mendalam tentang berbagai budaya dan semua tentang banjar dan bagaimana sebuah kehidupan banjar tentunya sangat jarang kita temukan dalam pembelajaran sekolah ataupun kehidupan sehari-hari kecuali hanya mendengar dari cerita para datuk, kakek kita yang sekarang mereka hanya bisa meninggalkan kepingan-kepingan cerita yang selalu teringat di benak kita, keberingasan zaman selalu mengoyak kehidupan kita dimana kehidupan sosial sekarang sudah mulai berganti dengan kehidupan yang lebih modern, dimana zaman modernisasi sudah mulai merasuk seakan membelenggu kehidupan masyarakat banjar yang sudah mulai melupakan budaya-budaya banjar pada tentunya.


\Dulu, saat aku masih anak-anak, aku masih ingat saat itu, kami bermain gasing, kelereng, bayasin, bapidak, berbagai permainan tradisional asli banjar masih merekat dipikiranku, disaat pematang sawah mulai berair maka setiap pulang sekolah kami selalu bermain mengelili sawah, kejar-kejaran, atau kadang sesekali duduk-duduk santai tertawa riang sambil memancing dibawah pohon rumbia yang tenang, walaupun kadang yang kami bawa pulang hanyalah 3 ekor ikan kecil sebelum senja datang, tetapi hal itu cukup membuatku senang, dengan mengendarai sepeda kecil yang kadang selalu membuatku lelah dengan berbagai kerusakan yang melandanya tetapi kami selalu melakukan pertualangan jauh kedalam hutan, naik keatas pohon karet, tinggi besar menjulang, walau kadang diteriaki pemilik hutan hanya untuk mengambil bigi pohon karet (BIGI PIDAK), semakin kecil bentuk bigi tersebut biasanya semakin kuat biginya. tetapi bagaimana dengan kehidupan anak zaman sekarang, pantaskah aku tertawa saat membandingkan kehidupanku dengan kehidupan mereka sekarang, ingin ku sedih tetapi pantaskah aku bersedih, dimana kehidupan anak sekarang yang lebih kepada hura-hura, jalan-jalan sore habisin bensin kendaraan orang tua, atau seharian duduk bersama teman-teman didepan komputer ataupun playstation yang semua itu adalah sewaan. berat memang kalau menghadapi berbagai kemajuan zaman yang tidak bisa kita pungkiri ini. hingga hanya satu solusi agar anak-anak kita lebih mengenal dalam akan budayanya, itulah museum. sebuah tempat yang sarat akan pengetahuan, tidak hanya bermain tetapi juga mendidik, tidak salah bahkan sangat bagus, disaat anda bersama keluarga ingin rekreasi kepantai, atau ketempat rekreasi lainnya maka salah satu tempat yang anda kunjungi adalah museum, karena tidak hanya memberikan kesegaran pada pembelajaran anak, tetapi museum juga sebuah wahana bermain yang bisa membahagiakan mereka, walaupun cara bermainnya beda, semua tergantung bagaimana orang tua yang membimbingnya. semua tergantung anda.......


Sudahkah anda ke museum !!!

Museum dahulu, sekarang dan yang akan datang

- 20 komentar
Keheningan berpadu dalam Kesenyapan.

Memberikan rasa yang mendalam saat berhadapan

Menumbuhkan jutaan kenangan saat terlawan

Itulah sebuah pandangan yang hanyut dalam keindahan.

Mungkin sebuah bait puisi diatas menggambarkan bagaimana suasana museum lambung mangkurat, salah satu museum terbesar di Kalimantan Selatan, walaupun ada museum-museum yang lainnya dikota-kota yang berbeda. Tetapi satu hal yang membuatku terkenang akan museum ini adalah karena museum ini adalah museum pertama yang ku kunjungi di daerah kalimantan selatan ,juga hal-hal didalamnya yang memberikan pengetahuan baru kepadaku. Saat itu aku masih ingat, aku duduk di kelas 6 SD, sebuah kenangan yang tak terlupakan karena acara rekreasi kami sekaligus perpisahan ini ditandai dengan sebuah perjalanan panjang dari kandangan ke banjarbaru, saat itu aku yang mati-matian bikin alasan hanya untuk minta izin sama orang tuaku, maklum saat itu aku masih lumyana kecil untuk perjalanan jauh tanpa didampingi orang tua, akhirnya dengan berbagai alasan pun aku di izinkan orang tua untuk ikut, betapa bahagianya hatiku saat itu, karena yang ada dipikiranku "bagaimana sih sebuah gambaran museum itu terhadapku"


dengan seksama kuperhatikan dari awal jalan masuk museum sampai akhir jalan keluar museum yang ada dipikiranku hanyalah kekaguman, karena berbagai pengetahuan-pengetahuan mendalam tentang berbagai budaya dan semua tentang banjar dan bagaimana sebuah kehidupan banjar tentunya sangat jarang kita temukan dalam pembelajaran sekolah ataupun kehidupan sehari-hari kecuali hanya mendengar dari cerita para datuk, kakek kita yang sekarang mereka hanya bisa meninggalkan kepingan-kepingan cerita yang selalu teringat di benak kita, keberingasan zaman selalu mengoyak kehidupan kita dimana kehidupan sosial sekarang sudah mulai berganti dengan kehidupan yang lebih modern, dimana zaman modernisasi sudah mulai merasuk seakan membelenggu kehidupan masyarakat banjar yang sudah mulai melupakan budaya-budaya banjar pada tentunya.


\Dulu, saat aku masih anak-anak, aku masih ingat saat itu, kami bermain gasing, kelereng, bayasin, bapidak, berbagai permainan tradisional asli banjar masih merekat dipikiranku, disaat pematang sawah mulai berair maka setiap pulang sekolah kami selalu bermain mengelili sawah, kejar-kejaran, atau kadang sesekali duduk-duduk santai tertawa riang sambil memancing dibawah pohon rumbia yang tenang, walaupun kadang yang kami bawa pulang hanyalah 3 ekor ikan kecil sebelum senja datang, tetapi hal itu cukup membuatku senang, dengan mengendarai sepeda kecil yang kadang selalu membuatku lelah dengan berbagai kerusakan yang melandanya tetapi kami selalu melakukan pertualangan jauh kedalam hutan, naik keatas pohon karet, tinggi besar menjulang, walau kadang diteriaki pemilik hutan hanya untuk mengambil bigi pohon karet (BIGI PIDAK), semakin kecil bentuk bigi tersebut biasanya semakin kuat biginya. tetapi bagaimana dengan kehidupan anak zaman sekarang, pantaskah aku tertawa saat membandingkan kehidupanku dengan kehidupan mereka sekarang, ingin ku sedih tetapi pantaskah aku bersedih, dimana kehidupan anak sekarang yang lebih kepada hura-hura, jalan-jalan sore habisin bensin kendaraan orang tua, atau seharian duduk bersama teman-teman didepan komputer ataupun playstation yang semua itu adalah sewaan. berat memang kalau menghadapi berbagai kemajuan zaman yang tidak bisa kita pungkiri ini. hingga hanya satu solusi agar anak-anak kita lebih mengenal dalam akan budayanya, itulah museum. sebuah tempat yang sarat akan pengetahuan, tidak hanya bermain tetapi juga mendidik, tidak salah bahkan sangat bagus, disaat anda bersama keluarga ingin rekreasi kepantai, atau ketempat rekreasi lainnya maka salah satu tempat yang anda kunjungi adalah museum, karena tidak hanya memberikan kesegaran pada pembelajaran anak, tetapi museum juga sebuah wahana bermain yang bisa membahagiakan mereka, walaupun cara bermainnya beda, semua tergantung bagaimana orang tua yang membimbingnya. semua tergantung anda.......


Sudahkah anda ke museum !!!