Rabu, Juli 04, 2012

Rahasia dan Keistimewaan Malam Nisfu Sya'ban

Tak terasa kita bertemu lagi dengan Malam nisfu sya'ban yaa, dan sebentar lagi kita akan menghadapi Bulan Ramadhan, dan sebelum itu, saya atas nama pribadi, memohonkan maaf yang sebesar-besarnya kalau saya banyak salah entah itu salah ngoment, becandanya kelewatan, pokoknya semua hal yang mengganjal di hati sobat sekecil apapun saya minta maaf dan minta ridho dunia akhirat.
Malam ini adalah malam nisfu sya'ban dan mungkin sebagian dari kita hanya mengetahui bahwa kalo malam nisfu sya'ban gini, kita hanya ikutan sholat jama'ah di mesjid kemudian selesai magrib sholat hajat, terus baca yasin 3x dengan berdoa agar dipanjangkan umur, dimurahkan rezeki, memohon ampun, tetapi ternyata pada malam nisfu sya'ban ini banyak keistimewaan-keistimewaan yang perlu kita ketahui bersama. barusan saya baca disini:ipnu-ippnu-ipnu.blogspot.com/2012/07/amalan-malam-nisfu-syaban.html
Sebagaimana dijelaskan dalam hadits shahih dari Mu‘az bin Jabal Radhiallahu ‘anhu, bahwa pada malam ini “Allah menjenguk datang kepada semua makhlukNya di Malam Nishfu Sya‘ban, maka diampuni segala dosa makhlukNya kecuali orang yang menyekutukan Allah dan orang yang bermusuhan.” (HR. Ibnu Majah, at-Thabrani dan Ibnu Hibban).Begitu juga hadits riwayat Aisyah r.a.

عن عائشة بنت أبي بكر قالت: «قام رسول الله من الليل يصلي، فأطال السجود حتى ظننت أنه قد قبض، فلما رأيت ذلك قمت حتى حركت إبهامه فتحرك فرجعت، فلما رفع إلي رأسه من السجود وفرغ من صلاته، قال: يا عائشة أظننت أن النبي قد خاس بك؟، قلت: لا والله يا رسول الله، ولكنني ظننت أنك قبضت لطول سجودك، فقال: أتدرين أي ليلة هذه؟ قلت: الله ورسوله أعلم، قال: هذه ليلة النصف من شعبان، إن الله عز وجل يطلع على عباده في ليلة النصف من شعبان، فيغفر للمستغفرين، ويرحم المسترحمين، ويؤخر أهل الحقد كما هم»
Dari Aisyah radhiyallahu anha berkata bahwa Rasulullah SAW bangun pada malam dan melakukan shalat serta memperlama sujud, sehingga aku menyangka beliau telah diambil. karena curiga maka aku gerakkan telunjuk beliau dan ternyata masih bergerak. Ketika beliau mengangkat kepalanya dari sujud dan selesai dari shalatnya, beliau berkata, “Wahai Asiyah, (atau Wahai Humaira’), apakah kamu menyangka bahwa Rasulullah tidak memberikan hakmu kepadamu?”Aku menjawab, “Tidak ya Rasulallah, namun Aku menyangka bahwa Anda telah dipanggil Allah karena sujud Anda lama sekali.” Rasulullah SAW bersabda, “Tahukah kamu malam apa ini?” Aku menjawab, “Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui.”Beliau bersabda, “Ini adalah malam nisfu sya’ban (pertengahan bulan sya’ban). Dan Allah muncul kepada hamba-hamba-Nya di malam nisfu sya’ban dan mengampuni orang yang minta ampun, mengasihi orang yang minta dikasihi, namun menunda orang yang hasud sebagaimana perilaku mereka.” (HR Al-Baihaqi)
Begitulah kemurahan Allah swt yang diberikan kepada hambanya di malam Nisfu Sya’ban. Sehingga dalam kesempatan lain Aisyah meriwayatkan hadits lagi dengan banyaknya pengampunan itu semisal bulu kambing Bani Kalb
عن عائشة بنت أبي بكر قالت: «قال رسول الله : "إن الله ينزل ليلة النصف من شعبان إلى السماء الدنيا، فيغفر لأكثر من عدد شعر غنم كلب"
Sesungguhnya Allah ‘Azza Wajalla turun ke langit dunia pada malam nisfu sya’ban dan mengampuni lebih banyak dari jumlah bulu pada kambing Bani Kalb (salah satu kabilah yang punya banyak kambing). (HR At-Tabarani dan Ahmad)
Demikianlah hendaknya kesempatan ini tidak disia-siakan. Seorang muslim yang bijak tentunya akan memanfaatkan malam Nisfu Sya’ban sebaik-baiknya, dengan sebaik-baiknya memohon pengampunan dan melaksanakan amal kebaikan sebanyak-banyaknya. Demikian hadits riwayat Ali bin Abi Thalib menegaskan
عن علي بن أبي طالب قال: «قال رسول الله : "إذا كان ليلة النصف من شعبان فقوموا ليلها وصوموا نهارها فإن الله ينزل فيها إلى سماء الدنيا فيقول ألا من مستغفر فأغفر له ، ألا من مسترزق فأرزقه ألا من مبتلى فأعافيه ألا كذا ألا كذا حتى يطلع الفجر
Dalam hadis Ali, Rasulullah bersabda: "Malam nisfu Sya'ban, maka hidupkanlah dengan salat dan puasalah pada siang harinya, sesungguhnya Allah turun ke langit dunia pada malam itu, lalu Allah bersabda: "Orang yang meminta ampunan akan Aku ampuni, orang yang meminta rizqi akan Aku beri dia rizqi, orang-orang yang mendapatkan cobaan maka aku bebaskan, hingga fajar menyingsing." (H.R. Ibnu Majah dengan sanad lemah).
kemudian juga, menurut riwayat yang saya dengar ketika pengajian bahwa pada malam ini buku ketentuan hidup kita atau lauhil mahfudz itu akan di lihat kembali, artinya kita bisa merubah ketentuan jalan hidup kita dengan banyak-banyak minta Do'a kepada Allah, semoga apa yang kita inginkan dalam kehidupan kita nanti itu akan terwujud.
jadi, dalam malam ini semoga kita bisa beramal dan berdoa sebanyak-banyaknya, mudah-mudahan apa kita inginkan terkabul. Aminn Ya Rabbal Alamin.
Semoga postingan tentang rahasia dan keistimewaan malam nisfu sya'ban ini bisa mencerahkan hati kita untuk lebih giat beramal dan berdoa.
Salam :)

11 komentar:

  1. tadi malem ada yang tanya tanggal 15 sya'ban itu hari rabu atau kamis, berarti hari kamis kan ya

    BalasHapus
  2. iyaaa hari kamis, bagus juga sekalian puasa sunat tu.

    BalasHapus
  3. Wah nanti malam ya??? subhanalloh

    BalasHapus
  4. keistimewaan malam nifsu syaban harus bisa di manfaatkan untuk melakukan ibadah dan berdoa mohon ampunan kepada Allah ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malam yg begitu indah...SUBHANALLOH

      Hapus
  5. Malam yg begitu indah...Subhanalloh

    BalasHapus
  6. Tdk ada hadits yg shohih ttg keutamaan malam nisfu sya'ban, kalaupun ada itu lemah dan anda mengakui hadist terakhir yg anda tulis memang sanadnya lemah.

    Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah berfirman (yang artinya) :

    "Pada hari ini telah kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan nikmat-Ku dan telah Kuridhai Islam sebagai agama bagimu ".
    (QS. Al Maidah : 3).

    Dan Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassallam pernah pernah bersabda (yang artinya):

    "Barang siapa mengada-adakan satu perkara (dalam agama) yang sebelumnya belum pernah ada, maka ia tertolak ". (HR. Bukhari Muslim)

    dalam riwayat Muslim (yang artinya):

    "Barang siapa mengerjakan perbuatan yang tidak kami perintahkan (dalam agama) maka ia tertolak".

    Masih banyak lagi hadits-hadits yang senada dengan hadits ini, yang semuanya menunjukan dengan jelas, bahwasanya Allah telah menyempurnakan agama ini untuk umat-Nya. Dia telah mencukupkan nikmat-Nya bagi mereka. Dia tidak mewafatkan nabi Muhammad Shalallahu’alaihi Wassallam kecuali setelah beliau menyelesaikan tugas penyampaian risalahnya kepada umat dan menjelaskan kepada mereka seluruh syariat Allah, baik melalui ucapan maupun pengamalan.
    Diantara bid'ah yang biasa dilakukan oleh banyak orang adalah bid'ah mengadakan upacara peringatan malam nisyfu sya'ban dan mengkhususkan hari tersebut dengan puasa tertentu. Padahal tidak ada satupun dalil yang dapat dijadikan sandaran, memang ada beberapa hadits yang menegaskan keutamaan malam tersebut akan tetapi hadits-hadits tersebut dhaif sehingga tidak dapat dijadikan landasan. Adapun hadits-hadits yang menegaskan keutamaan shalat pada hari tersebut adalah maudhu' (palsu).

    A1 Hafidz ibnu Rajab dalam bukunya "Lathaiful Ma'arif ' mengatakan bahwa perayaan malam nisfu sya'ban adalah bid'ah dan hadits-¬hadits yang menerangkan keutamaannya adalah lemah.

    Imam Abu Bakar At Turthusi berkata dalam bukunya `alhawadits walbida' : "Diriwayatkan dari wadhoh dari Zaid bin Aslam berkata :"kami belun pernah melihat seorangpun dari sesepuh ahli fiqih kami yang menghadiri perayaan nisyfu sya'ban, tidak mengindahan hadits makhul (dhaif) dan tidak pula memandang adanya keutamaan pada malam tersebut terhadap malam¬-malam lainnya".

    BalasHapus
  7. hallo bang izuel,, selamat sore..
    Jalan2 sore nih.akhirnya singgah lagi di blog bang izuel.. Ninggalin jejak disini dulu ya, soalnya kemarin sudah berkomentar tentang postingan bang izuel yang ini..hehehe
    Lanjut lagi ahh jalan2nya.

    BalasHapus
  8. hallo admin, maen ke blog saya ya... hehehee

    BalasHapus

Silahkan Tinggalkan Jejak, Insya Allah saya akan berkunjung balik

Copyright © 2014 ieZul Blog | Designed With By Blogger Templates
Scroll To Top