Kamis, Maret 15, 2018

4 Kelebihan Ruko Dibanding Bisnis Properti Lainnya





Apa yang terlintas dalam pikiran Anda saat mendengar kata ‘ruko’? Rumah, rumah sekaligus toko, atau properti yang menjadi bagian dari pusat perbelanjaan? Kedua jawaban ini benar, karena hunian komersial ini memang dirancang untuk tempat tinggal sekaligus tempat usaha. Selain pusat ekonomi atau pusat kota, rumah toko juga mulai didirikan di sekitar pasar.

Bangunan ini memang merupakan pilihan yang sangat pintar dan biasanya dimiliki oleh orang-orang yang mempunyai kesadaran untuk semaksimal mungkin memanfaatkan hunian menjadi tempat bisnis. Selain pebisnis atau pengembang, hunian komersial yang satu ini juga menawarkan banyak kelebihan bagi para penyewa atau pembelinya. Apa sajakah itu? Langsung saja simak penjelasannya dalam ulasan berikut.

1. Menjadi Ladang Investasi
Kelebihan pertama dari bisnis ini adalah bisa menjadi ladang investasi dan pendapatan pasif (khususnya sewa). Penyewa biasanya memilih investasi jangka panjang dengan minimal masa kontrak 2 tahun. Hal ini dikarenakan, beberapa usaha di rumah toko di Indonesia bisa balik modal saat usaha yang sudah berjalan dalam rentang waktu 1 tahunan.

Jenis rumah toko ini ada yang satu lantai memanjang 1 lantai ke belakang dan ke samping, atau vertikal (bertingkat) 2-5 lantai. Selain hunian, bagian bangunan sebelah atau lantai atas bisa digunakan sebagai gudang atau kantor. Sedangkan bagian bawahnya, khusus untuk memproduksi barang dan jasa (misal, pabrik kue dan fotokopian) atau usahan jualan.

Kemudian, jika memutuskan untuk mencari investor atau pinjaman, sangat penting untuk Anda membuat perhitungan terkait harga beli dan harga sewa/jualnya. Karena, Anda perlu menyesuaikannya dengan besar cicilan per bulan sekaligus. Anda juga perlu menghitung rasio return on investment (pengembalian modal) dan break event point (waktu balik modal).

2. Permintaan yang Cukup Tinggi
Permintaan properti yang satu ini tergolong tinggi, khususnya untuk wilayah yang termasuk dalan jangkauan pusat ekonomi. Selain itu, ruko bisa dijadikan tempat tinggal yang layak karena peruntukkannya yang memang sebagai hunian dan tempat usaha. Meski permintaan properti tanah dan rumah juga tinggi, tapi hunian komersial ini dianggap lebih menarik.

Jadi, selain mengeluarkan uang untuk menyewa, mereka juga memperoleh pendapatan dari usaha yang mereka dirikan. Anda bisa menaikkan harga 2 kali lipat jika lokasi dan aksebilitasnya memang lebih unggul dan strategis dibandingkan dengan daerah lain yang berada di luar pusat ekonomi atau pusat kota.

Khususnya jika rumah toko ini dibangun di jalan raya utama, area insustri, pusat kota, perempatan atau jalan utama, dan kawasan strategis lainnya. Untuk menarik banyak penyewa, berikan harga kompetitif dan beri pelayanan lebih ungggul seperti daya listrik yang umum sesuai dengan kebutuhan mereka. Para calon penyewa pun sudah pasti akan mempertimbangkannya.

3. Berpeluang Kontrak Diperpanjang
Jika bisnis penyewa atau konsumen Anda maju, tidak menutup kemungkinan untuk mereka memperpanjang kontrak sebelum waktunya habis. Biasanya harga properti mengalami kenaikan tiap tahunnya. Anda pun bisa menaikkan harga di tahun kedua dan selanjutnya. Nah, jika Anda memutuskan untuk menaikkan harga, sebaiknya sesuaikan dengan kenaikan biaya perawatan.

Keuntungannya tentu lebih tinggi daripada Anda hanya menyewakan rumah biasa. Tapi, hindari ‘aji mumpung’ dengan mematok kenaikkan harga cukup tinggi yang akan dianggap tidak masuk akal. Selain bisa membuat penyewa kabur (pindah), kredibilitas usaha Anda bisa tercoreng, apalagi jika hal ini sampai tersebar ke calon penyewa lain. Tentu akan merugikan usaha properti Anda yang lainnya juga.

Mereka akan berpikir ulang sebelum memutuskan untuk memilih hunian komersial yang Anda sewakan. Meski lokasi yang Anda tergolong strategis dan lebih murah, mereka lebih suka bernegosiasi dengan bisnis sebelah yang menawarkan harga sedikit lebih tinggi tapi tidak seenaknya menaikkan harga.

4. Mengatasi Backlog
Secara tidak langsung, Anda sebagai pebisnis ruko telah mendukung program pemerintah dalam menyediakan hunian yang layak sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Karena, properti yang Anda sewakan atau jual memiliki nilai yang lebih dari sekedar hunian, yaitu dijadikan tempat usaha juga.

Selain itu, khusus properti bertingkat 2-5 lantai, Anda juga turut serta dalam mengurangi jumlah penggunaan tanah yang merupakan masalah utama dalam backlog. Jika dibangun landing, bisa Anda bayangkan berapa luas lahan atau tanah yang dibutuhkan.

Hal ini bisa berimbas pada semakin berkurangnya jumlah area hijau. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan muncul keributan besar jika bangunan yang Anda sewakan ini sampai menggunakan tanah negara atau masyarakat sekitar. Jadi, sebaiknya Anda memperhitungkan juga terjadinya kemungkinan ini.

Baik ruko maupun properti lainnya memang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tapi, untuk pebisnis pemula yang masih ‘hijau’ dalam dunia properti, sebaiknya cari bisnia yang dianggap ‘aman’ terlebih dahulu, misalnya rumah dan rumah toko ini. Setelah dianggap maju, Anda bisa mencoba cabang properti lain seperti apartemen dan lainnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Tinggalkan Jejak, Insya Allah saya akan berkunjung balik

Copyright © 2014 ieZul Blog | Designed With By Blogger Templates
Scroll To Top