Minggu, Oktober 31, 2010

Tangisku Tersenyum

Cinta ini begitu menyiksa, luka yang telah kurasakan begitu sulit untuk disembuhkan, berat untuk dihapus datang luka kembali, bukan disakiti tapi menyakiti, hati ini semakin perih saat teringat berbagai kenangan bersamanya, belum selesai ku membalut luka, ku terluka kembali, ingin ku mengeluh tapi inilah hidup, ku sadari arti hidup ini sebenarnya, tapi aku tak bisa mengaplikasikanya, berbagai pengalaman tak memberikan suatu pengertian yang berarti, itulah mengapa sulit sekali untuk menyembuhkan hati ini. mungkin dan mungkin hanya waktu yang bisa menjawabnya, biarkan waktu berbicara. ku akan coba untuk menjalaninya, meninggalkan jejak yang berat untuk dilepas, tapi sekarang berikan kesempatan untukku, agar ku bisa terbang menjauh, walau sayap-sayapku telah patah, tapi ku akan tetap berusaha untuk bisa melangkah. Ya Rabbi, , ,engkaulah Maha pembolak balik hati, jadikanlah kesakitan, kegelisahanku menjadi sesuatu yang menenangkan. ampuni hamba-Mu ini ya Allah. ku ingin bersimpuh pada-Mu, aku sadar betapa banyak ku melupakan-Mu ketika hati ini telah mencinta seseorang, ku menyadari betapa angkuhnya diri ini ketika ku bersamanya, ampuni ya Allah. jadikan hidupku lebih terkontrol agar diri-Mu selalu ada di hatiku, Allahummaghfirli dzunubi ya Rabbal Aalaamiin...........


 

3 komentar:

  1. Kayanya lagi putusan lawan pacar postingannya ni.... :)

    hayu...., komentar kam tu nah dikomentarinya lagi.... wkwkwk....

    BalasHapus
  2. hehehehe tahu ja kam zian nai, kawan lagi terluka nah...doakan ja biar lakas sembuh

    BalasHapus
  3. Amiiiiiiinnnn....perjalanan hidup yang penuh lika liku, perih, tangis dan tawa serta linangan air mata.....tak mudah kita melupakannya paling tidak itu menjadi bangian kenangan dalam kehidupan kita....Ayah doakan semoga tetep semangat menjalaninya....maaf Ayah begitu lama tak singgah...

    BalasHapus

Silahkan Tinggalkan Jejak, Insya Allah saya akan berkunjung balik

Copyright © 2014 ieZul Blog | Designed With By Blogger Templates
Scroll To Top